7.02.2009

Lepas tag berharap

emaren gue baru aja dapet pengalaman tag terlupakan en sangat berharga banget. Yeah...suatu pembenaran bahwa kita gag boleh 100% percaya ma orang. Gag sepatutnya kita berharap lebih ma orang. Siapapun dia, apapun mereka. Karna yang gue tauw, setelah kita menyerahkan semua kepercayaan kita untuk dia jaga, yang ada malah suatu pengkhianatan.

Gue gag mauw lagi berharap ma seseorang. Gue kapok setengah mati. Jadi mulai sekarang, gue milih mendam semua hal yang gue rasain daripada musti curhat ma seseorang. Termasuk orang terdekat gue dan bahkan orang yang saat ni hidup seatap m gue.

Gue lebih milih pergi ke warnet...chat. Dan menghilangkan semua kekesalan gue dengan cara bercanda ma mereka. Karna mungkin kita gag akan pernah ketemu dan hanya kenal lewat dunia maya. Dan yang pasti, mereka gag mungkin bisa mengkhianati kita -karna mang kita hanya kenal lewat dunia maya- dan memberikan suatu pukulan keras masa mendatang

Pembelajaran kemaren cukup membuat jantung gue berhenti bernafas sejenak. Yang gue rasain cuma ternyata sama aja ma orang orang yang ngejudge gue.

Gue sakit ati. Gue renungin, memang selama ni gue yang salah. Semua yang ada di diri gue mang salah. Dan kesalahan terbesar gue adalah terlahir di dunia ni dengan semua kesialan.

Gue benci gue diri gue sendiri. Gue benci kehidupan gue.

I am nothing


Jika Ingin Berlangganan klik disamping untuk berlangganan RSS feed Masukkan Email, atau ikuti kami di Twitter.
Nome: Email:

0 komentar:

Post a Comment

Recent Comment